• Home
  • Sekitar Kita
  • Sebelum Tewas, Sopir Angkot Terlibat Adu Mulut dengan Pengendara Mobil Putih

Sebelum Tewas, Sopir Angkot Terlibat Adu Mulut dengan Pengendara Mobil Putih

Administrator Sabtu, 16 Januari 2021 19:56 WIB
istimewa
Rekaman gambar keributan antara korban dengan pengemudi minibus, Jumat (15/1).

17MERDEKA, MEDAN - Kasus tewasnya sopir angkutan kota (angkot) 03 bernama Jasman Aritonang di depan Markas Polda Sumut, Jumat (15/1/2021) kemarin, masih menyisakan tanda tanya.

Setelah Polda Sumut mengeluarkan statament hasil visum, korban dinyatakan tewas karena sakit paru-paru, namun rekaman CCTV muncul fakta baru Sabtu (16/1).

Terlihat korban sempat terlibat adu mulut dengan pengendara mobil pribadi warna putih sebelum tergeletak di badan jalan. 

Itu diketahui dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial. Akun instagram milik Polda Sumut, yakni @poldasumaterautara di lamannya juga memposting rekaman CCTV kejadian itu dengan durasi kurang lebih satu menit tersebut. 

Dalam tayangan CCTV, terlihat angkot warna kuning yang dikemudikan Jasman Aritonang melaju di lajur kiri dengan kecepatan cukup tinggi untuk mengejar satu unit minibus warna putih.

Kemudian, Jasman Aritonang dari lajur kiri tiba-tiba mengambil lajur kanan dan menghentikan angkotnya di tengah badan jalan untuk menghempang minibus warna putih tersebut.

Seketika Jasman turun dari angkotnya dan menghampiri pengemudi minibus warna putih. Dalam rekaman CCTV itu juga terlihat, Jasman menolak dan menarik lengan baju yang dipakai pengemudi minibus warna putih.

Tak berselang lama setelah itu, Jasman Aritonang ditemukan tewas di jalan depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumut, Jalan SM Raja Km 10,6, Kecamatan Medan Amplas. 

Jasman yang saat itu memakai kaos biru dan celana pendek hitam, di bagian dadanya, dikabarkan sempat terdapat seperti lubang yang mengeluarkan darah. Darah juga keluar dari mulutnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi sebelumnya mengatakan, korban tewas disebabkan penyakit paru-paru yang dideritanya.

Menurutnya, korban sudah terlebih dahulu dibawa ke RS Bhayangkara Medan dan petugas telah melakukan visum luar terhadap korban.

"Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan terhadap korban. Korban menderita penyakit paru-paru yang sudah menahun (akut)," kata Hadi, Jumat (15/1) malam. 

Hadi menambahkan, jenazah korban sudah diserahkan kepada istrinya Ida Hasibuan (49). "Sudah diserahkan, dilengkapi dengan surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan kelengkapan surat penyerahan jenazah kepada pihak keluarga yang turut disaksikan kepala desa," terangnya. (17M.02) 
T#g:
Komentar
Berita Terkini
Minggu, 28 Feb 2021 01:51

Polsek Patumbak Salurkan Bantuan Beras dan Masker

Sekitar Kita
Sabtu, 27 Feb 2021 17:47

Poldasu Ringkus 3 Jaringan Pengedar 6 Kg Sabu

Kriminal & Hukum
Sabtu, 27 Feb 2021 15:50

Kepulangan Personel BKO Polda Papua Disambut

Sekitar Kita
Jumat, 26 Feb 2021 21:22

Viral, Ibu Ancam Bunuh dan Siksa Anak Kandung

Kriminal & Hukum
Jumat, 26 Feb 2021 21:09

Bapenda Serahkan SPPT PBB 90000 Wajib Pajak

Pemerintahan
Jumat, 26 Feb 2021 20:59

Jenazah Korban Penembakan Polisi Koboy Tiba di Rumah Duka

Kriminal & Hukum
Jumat, 26 Feb 2021 13:50

Poldasu Ringkus Pengedar 2 Kg Sabu

Kriminal & Hukum
Kamis, 25 Feb 2021 19:03

Maling Kayu Broti Ditangkap Usai Beraksi

Kriminal & Hukum
Kamis, 25 Feb 2021 18:49

Oknum Polres Pelabuhan Belawan Habisi 2 Wanita

Kriminal & Hukum
Hari ini: 44.597
Kemarin: 363.912
Bulan Ini: 198.542
Total pengunjung: 3.389.097.493.274
Hits hari ini: 207.028
Total Hits: 25.949.837.121.051
Pengunjung Online: 171