• Home
  • Sekitar Kita
  • Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya 2 Siswi SMP Tenggelam di Pantai Salju

Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya 2 Siswi SMP Tenggelam di Pantai Salju

Administrator Rabu, 25 Maret 2020 19:54 WIB
17merdeka.com
Proses pencarian jasad pelajar SMPN Bangun Purba setelah hanyut saat mandi di Pantai Salju

17MERDEKA, DELISERDANG - Polisi akan melakukan penyelidikan tewasnya dua siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bangun Purba yang tenggelam di Pantai Salju aliran Sungai Buaya di Dusun 1, Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (22/3/2020) lalu. 

"Kita (Satreskrim Polresta Deliserdang) akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kedua siswi itu tenggelam dan meninggal," kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol M Firdaus, Rabu (25/3/2020) sore. 

Terpisah, Kapolsek Bangun Purba AKP Sudaryanto, mengatakan dari pengakuan pengelola wisata Pantai Salju, korban saat masuk ke area Pantai Salju tanpa karcis. 

"Pengelola Pantai Salju mengaku menutup usahanya saat korban hanyut. Tapi masih kita periksa karena ada mengaku Pantai Salju buka saat korban hanyut," bilangnya.

Pun begitu, Sudaryanto menegaskan, korban meninggal murni karena hanyut. 

"Hasil dari lapangan murni korban karena hanyut, bukan ada unsur pidana," sebutnya.

Setelah korban pertama, Winda Syahfitri, pelajar kelas VII SMPN 1 Bangun Purba ditemukan, Senin (23/3/2020), sehari berikutnya, Selasa (24/3/2020), korban kedua, Rahma Alya Putri (15), warga Bangun Purba Tengah, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, ditemukan. 

Kedua korban ditemukan tak jauh dari lokasi atau hanya berjarak 2-3 meter dari penemuan korban pertama. 

Diberitakan sebelumnya, Minggu (22/3/2020) sore, empat pelajar di antaranya dua laki-laki dan dua perempuan bermain di pinggir Pantai Salju.
Dua laki-laki yang bersama kedua korban, Fi dan Fr berenang ke seberang sungai, sedangkan kedua korban, Winda dan Alya di tepi sungai persis di atas batu.

Tiba-tiba salah seorang korban memanggil Fi dan Fr. "Woi tolong kami. Kami mau menyeberang," kata salah satu korban. 

Fi dan Fr melarangnya. "Jangan! Nanti kalian tenggelam," kata Fi dan Fr. Kemudian, salah satu dari Fi dan Fr berenang menyeberang untuk menemui korban, tapi saat berenang masih di tengah sungai, Winda terpeleset. 
Saat terpeleset, repleks menarik tangan Alya. Alhasil, keduanya pun hanyut tenggelam.

Melihat kedua korban tenggelam, Fi dan Fr sempat ingin menolong. tapi karena arus sangat deras dan kedua korban sudah hanyut, Fi dan Fr tak bisa lagi menyelamatkannya. (17M.05) 

T#g:
Komentar
Berita Terkini
Sabtu, 30 Mei 2020 21:48

4 Komplotan Pencuri Motor Personel Brimob Diringkus

Kriminal & Hukum
Sabtu, 30 Mei 2020 19:28

Pelayanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 21:14

Heboh!! Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Percut

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 21:10

Sebulan, Polrestabes Medan Ringkus 60 Bandit Narkoba

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:59

Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 20:55

Personel Polsek Medan Kota Jalani Rapid Test Massal

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:51

Polda Sumut Perpanjang Masa Ops Ketupat Toba 2020

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:47

Pulang dari Pekanbaru, Buronan Curanmor Ditangkap

Kriminal & Hukum
Hari ini: 3.912
Kemarin: 13.656
Bulan Ini: 44.115
Total pengunjung: 2.377.399.497.084
Hits hari ini: 6.202
Total Hits: 15.464.437.696.485
Pengunjung Online: 146