• Home
  • Sekitar Kita
  • Kompol Faidir Bantah Terima Setoran dari Bandar Judi Sibolangit

Kompol Faidir Bantah Terima Setoran dari Bandar Judi Sibolangit

Administrator Jumat, 04 Oktober 2019 16:58 WIB
Int
Kapolsekta Pancurbatu, Kompol Faidir Chan

17MERDEKA, MEDAN - Terkait arena perjudian di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit tak tersentuh hukum kembali beraktivitas setelah sempat tutup  diberitakan media, merembet ke nama Kompol Faidir Chan. Pasalnya, Kapolsekta Pancurbatu itu disebut-sebut diduga menerima setoran dari bandar judi tersebut. 

Isu yang beredar, bandar judi yang membuka lapak judi batu guncang itu memberikan setoran sebesar Rp 20 juta perbulan sehingga arena perjudian tersebut kembali aman beroperasi.

Menanggapi hal itu, Kapolsekta Pancur Batu Kompol Faidir Chan ketika dikonfirmasi terkait adanya upeti sebesar Rp 20 juta itu langsung membantah. 

"Itu tidak bener, arena perjudian tersebut sudah tutup. Masak sudah tutup di beritakan juga," jawab Kompol Faidir saat dikonfirmasi via seluler, Jumat (4/10/2019) sekira pukul 13.40 WIB. 

Saat disinggung soal jumlah upeti yang diserahkan pihak Bandar judi itu, kembali Kompol Faidir membantahnya. 

"Tidak bener dan tidak menerima upeti sebesar 20 juta. Itu fitnah," tandasnya mengelak. 

Diketahui, perjudian skala besar di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit kembali beraktivitas setelah sempat tutup beberapa hari usai kegiatan ilegal itu diberitakan media. Tetapi setelah pemberitaan berhenti, perjudian kembali beraktivitas.

Informasi diperoleh, bandar judi membuka kembali lapak mesin game ikan sebanyak 6 meja, dadu guncang dan perjudian lainnya. Lokasinya masih berada di tempat yang sama dengan pengawasan sejumlah oknum.

Menanggapi hal itu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan dikonfirmasi mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan. 

"Terimakasih informasinya, secepatnya akan kami selidiki kembali," ujarnya.

Ia mengatakan, Poldasu tidak mentolerir segala bentuk perjudian di Sumut, terutama di Medan. 

"Informasi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan, sehingga nantinya anggota di lapangan dapat segera melakukan penindakan, dan jika ada oknum kepolisian terlibat, pasti akan ditindak," sebutnya.

Informasi di lapangan, bandar judi di kawasan itu berisial TS. Ia menyewa tempat untuk lokasi perjudian itu dengan seseorang bernama Dolman, yang juga membuka dadu di lokasi yang sama. 

"Aktivitas ilegal tersebut berjalan karena dibacking oknum-oknum mengaku aparat," ujar sumber.

Dari keterangannya, omset perjudian tersebut mencapai ratusan juta rupiah setiap harinya. Para pemainnya berasal dari berbagai daerah, seperti Tanah Karo, Kota Medan, Deliserdang dan sekitarnya. 

"Permainan judi ini berlangsung hingga tengah malam," ujar sumber.

Warga di sana juga mengaku resah dengan adanya perjudian itu, sebab memengaruhi suami dan anak-anak mereka yang ikut-ikutan bermain judi. 

"Kami berharap aparat kepolisian melakukan penindakan," kata Br Tarigan, seorang ibu   rumah tangga, beberapa waktu lalu. (17M.05)

T#g:
Komentar
Berita Terkini
Sabtu, 30 Mei 2020 21:48

4 Komplotan Pencuri Motor Personel Brimob Diringkus

Kriminal & Hukum
Sabtu, 30 Mei 2020 19:28

Pelayanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 21:14

Heboh!! Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Percut

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 21:10

Sebulan, Polrestabes Medan Ringkus 60 Bandit Narkoba

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:59

Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor

Kriminal & Hukum
Hari ini: 9.255
Kemarin: 31.656
Bulan Ini: 49.291
Total pengunjung: 2.381.048.309.518
Hits hari ini: 19.768
Total Hits: 15.500.656.062.090
Pengunjung Online: 147