• Home
  • Peristiwa
  • Tabung Gas Meledak di Fountain Ramayana Plaza, 2 Orang Luka Bakar

Tabung Gas Meledak di Fountain Ramayana Plaza, 2 Orang Luka Bakar

Administrator Rabu, 25 Maret 2020 17:09 WIB
17merdeka.com

17MERDEKA, MEDAN - Sebuah ledakan terjadi di Ramayana Plaza Jalan SM Raja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Rabu (25/3) siang. Ledakan ini diduga berasal dari tabung gas yang berada pada Fountain Kafe di plaza tersebut.

Akibat kejadian tersebut, sebagian dari bangunan depan Plaza Ramayana ini porak poranda dihantam ledakan. Tak hanya itu, 2 orang juga dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit karena terluka bakar saat peristiwa ledakan itu terjadi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ledakan terjadi pada sekitar pukul 11.45 WIB. Awalnya aktivitas Plaza yang masih berjalan seperti biasa, tiba-tiba dikejutkan dengan suara ledakan yang cukup kuat.

Karenanya, warga yang mendengar ledakan ini pun spontan menjadi heboh. Sehingga tak lama kemudian, petugas kepolisian termasuk dari tim Gegana langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan atas kejadian yang terjadi. 

Manager Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly menyampaikan, berdasarkan laporan yang didapat tim Pusdalops, ledakan yang terjadi ini diduga berasal dari tabung gas. Adapun dampak ledakan ini membuat sebuah tempat makan Fountain Cafe di Plaza ini rusak cukup parah dengan persentase sekitar 60%.

"Namun ledakan ini masih dalam tahap penyelidikan pihak yang berwajib," jelasnya.

Selain bangunan yang rusak, kata Nurly, terdapat 2 orang korban yang mengalami luka ringan saat peristiwa berlangsung. Akan tetapi Nurly tidak merincikan, apakah kedua korban tersebut berasal dari pihak karyawan atau malah dari pengunjung. 

"Saat ini keduanya sudah mendapatkan penanganan dari tim medis," ujarnya. 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu M Ainul Yaqin yang dikonfirmasi mengaku bahwa sejauh ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan. Sebab, sambung dia, pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan. 

"Belum bisa ngasi statemen. Karena masih proses penyelidikan," pungkasnya. (17M.05) 




T#g:
Komentar
Berita Terkini
Hari ini: 10.562
Kemarin: 720.024
Bulan Ini: 205.554
Total pengunjung: 2.094.123.677.180
Hits hari ini: 46.300
Total Hits: 13.220.149.406.721
Pengunjung Online: 183