Dewan Pendidikan Berperan Meningkatkan Mutu Pendidikan

Administrator Kamis, 21 November 2019 21:26 WIB
17merdeka.com

17MERDEKA, BATUBARA - Keberadaan Dewan Pendidikan di Kabupaten Batubara diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Sejalan dengan itu, Dewan Pendidikan juga dapat memberikan pertimbangan dukungan dan sekaligus mengawasi dan mediator bagi kepentingan pendidikan di Batu Bara.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus, saat membuka Sosialisasi Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Pembinaan Dewan Pendidikan, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Batubara, Kamis, (21/11/2019).

Ilyas mengatakan, dalam era revolusi industri 4.0, sistem pendidikan nasional dihadapkan pada tantangan yang amat kompleks tetapi menarik. Oleh karena itu, kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan harus melakukan Transfer of knowledge. 

"Dan dalam mengelola pendidikan yang akan memberikan kepada peserta didik kita, kita dituntut tidak boleh gaptek," ujar ilyas.

"Kita berubah dari semula menjadi pemberi pengetahuan menjadi mentor, fasilitator, motivator, inspirator, pengembang imajinasi, kreativitas, nilai-nilai karakter, serta team work dan empati sosial karena nilai-nilai itulah yang tidak dapat diajarkan oleh mesin," tambahnya.

Selaku narasumber, DR. Darwin, S.T., M. Pd., menuturkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan, semua pihak harus terlibat. Mulai dari guru, kepala sekokah, orang tua siswa, bupati, DPRD hingga pemerhati pendidikan. Selain itu, diperlukan sinergisitas bersama membangun komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Batubara.

"Untuk meningkatkan mutu pendidikan, semua pihak harus terlibat. Tak hanya itu, harus ada komitmen bersama. Harus ada kemauan yang kuat, tekat yang tinggi, keinginan yang dalam serta menjadi janji diri," kata Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Medan ini.

Masih menurut Ketua Ismapi Sumatera Utara ini, permasalahan pendidikan adalah permasalahan soal kebijakan. Dimana belum tersedianya kebijakan pemerintah kabuoaten/kota tentang pendidikan. Seperti, perda pendidikan, perwal tentang RIP/RPJP dan proyeksi pendidikan 25 tahun kedepan. 

"Selain itu, masih adanya keengganan berorientasi mutu. Lemahnya konsistensi implementasi kebijakan pendidikan pusat serta respon terhadap kebijakan pendidikan nasional dan daerah belum maksimal, sebagai akibat lemahnya kualitas sosialisasi dan tidak pernah diukur tingkat pemahaman pelaku pendidikan," tambah Darwin.

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Batubara Zainal Alwi dalam sambutannya sangat menyambut baik kegiatan ini. Apalagi kegiatan kali ini melihat semua jenjang pengelola satuan pendidikan ada komite sekolah, ada kepala sekolah, ada pengurus K3S, MKKS, unsur PGRI dan juga pejabat di lingkungan dinas pendidikan juga dilibatkan. 

"Sehingga apa yang kita kerjakan hari ini dan besok hasilnya akan diketahui semua kita untuk bagaimana membangun pendidikan di Batu Bara tanah bertuah ini," ujar Zainal yang juga Kadisdik Batu Bara periode 2012 sd. 2013 ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pendidikan Batubara, Ketua PGRI, Ketua K3S, Ketua MKKS, Ketua Himpaudi masing masing bersama pengurus, Korwas, Komite Sekolah, Pengawas Sekolah, Penilik, dan Perwakilan Kepala Sekolah SD/MI, SMP/MTs unsur Disdik. (17M.30)
T#g:
Komentar
Berita Terkini
Rabu, 04 Des 2019 22:22

BKPRMI Batubara Kawal Kepemimpinan Zahir-Oky

Pemerintahan
Minggu, 10 Nov 2019 18:01

Bupati Zahir Kunjungi Desa UP2K Binaan PKK

Pemerintahan
Hari ini: 631
Kemarin: 97.224
Bulan Ini: 88.086
Total pengunjung: 3.062.390.704.499
Hits hari ini: 5.494
Total Hits: 22.287.097.757.019
Pengunjung Online: 153