• Home
  • Pemerintahan
  • Tidak Bisa Berdagang dan Merasa Terancam, Wak Lobe Polisikan Juang

Tidak Bisa Berdagang dan Merasa Terancam, Wak Lobe Polisikan Juang

Administrator Selasa, 19 Mei 2020 20:57 WIB
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Ibrahim Lubis alias Wak Lobe melaporkan Juang tetangganya karena telah melakukan pengancaman dengan diduga menggunakan senjata api. Di samping rasa takut yang dirasakan Wak Lobe sekaligus dirinya tidak bisa lagi berdagang.

Hal itu dikatakan Wak Lobe saat menceritakan kegelisahannya sejak terjadi peristiwa beberapa waktu lalu. Selama ini Wak lobe mencari nafkah sebagai pedagang ikan sungai dan laut. Lapak berdagang di halaman rumah kontrakannya kebetulan berhadapan tepat dengan pelaku hanya berbatasan jalan raya.

"Aku baru menyewa dan jualan ikan, rumah kami berseberangan," terangnya, Minggu (17/5/2020). 

Kejadian itu bermula, Selasa 5 Mei 2020 lalu, saat terjadi pertengkaran Juang dengan adik ipar nya di rumah kontrakan mereka dipicu karena lapak jualan ikan Wak Lobe dianggap tidak cocok di lokasi itu. Melihat ada keributan begitu, Wak Lobe datang menghampiri Juang dan dimintanya agar meninggalkan rumah mereka. Tujuan agar tidak lagi terjadi keributan.

"Malu aku mendengar kata-kata yang gak pantas, apalagi dia bertengkar sama perempuan, aku suruh dia pulang, takut aku silap nanti," katanya menceritakan kejadian itu.

Selang beberapa saat kemudian, tambah Wak Lobe, terdengatr suara menjerit dari rumah Juang. Terlihat beberapa orang memegang tangan juang yang sedang mengacungkan pistol. Aku kaget dan berusaha menyelamatkan diri. Takut nanti apa yang terjadi karena mengingat kejadian bermula adanya pertengkaran tadi.

"Ku dengar ada suara menjerit, si Juang dipegang orang itu, karena ku lihat dia bawa pistol, mungkin mau diarahkannya ke aku karena kudengar jelas, awas biar kutembak dia," sampainya yang pada saat itu hanya berjarak enam meter dari pelaku.

Harapan Wak Lobe agar laporannya  segera diproses, sebab hingga hari ini keluarganya masih trauma terutama istrinya sudah tidak betah tinggal di rumah kontrakan yang mereka tempat. 

Sementara itu, Sirajuang Hamonangan Siregar alias Juang sebagai terlapor membantah mengancam korban dengan senjata api. Dirinya bisa membuktikan pada saat kejadian dia bersama kepala lingkungan.

"Nggak ada aku ngancam pakai pestol, pas kejadian itu ada kepling di situ," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2020). (17M.16) 
T#g:
Komentar
Berita Terkini
Kamis, 28 Mei 2020 21:14

Heboh!! Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Percut

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 21:10

Sebulan, Polrestabes Medan Ringkus 60 Bandit Narkoba

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:59

Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 20:55

Personel Polsek Medan Kota Jalani Rapid Test Massal

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:51

Polda Sumut Perpanjang Masa Ops Ketupat Toba 2020

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:47

Pulang dari Pekanbaru, Buronan Curanmor Ditangkap

Kriminal & Hukum
Rabu, 27 Mei 2020 19:58

RS Mata Mencirim Dijilat Api

Peristiwa
Rabu, 27 Mei 2020 19:41

Kegiatan Belajar Mengajar Belum Ada Petunjuk Baru

Pemerintahan
Rabu, 27 Mei 2020 19:15

Kapoldasu Terapkan Protokol Kesehatan

Sekitar Kita
Selasa, 26 Mei 2020 19:31

Perayaan Lebaran di Sumut Aman

Sekitar Kita
Selasa, 26 Mei 2020 19:11

Pengacara Doni Siburian Dituding Tipu Klien Rp 70 Juta

Kriminal & Hukum
Selasa, 26 Mei 2020 19:00

Toko Serba Lima Ribu Kampung Baru Terbakar

Peristiwa
Hari ini: 90.797
Kemarin: 515.928
Bulan Ini: 197.148
Total pengunjung: 2.367.269.071.380
Hits hari ini: 206.410
Total Hits: 15.363.266.279.507
Pengunjung Online: 186