Tiga Pekan Perkara Kepemilikan Senjata Air Soft Gun Tidak Disidangkan

Administrator Kamis, 10 September 2020 08:50 WIB
17Merdeka, Medan - Sudah tiga pekan perkara kepemilikan Aire Sofgun dengan terdakwa Joni (48) warga Jalan Komplek Brayan City Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan belum juga digelar kembali perisdangannya oleh majelis hakim diketuai Jarihat Simarmata SH.

Hal ini menjadi tanda tanya bagi insan pers yang meliput di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pasalnya perkara tersebut menjadi perhatian khusus bagi awak media di pengadilan tersebut. Pasalnya terdakwa tidak ditahan oleh pengadilan.

Pantauan wartawan di pengadilan tersebut, Joni terakhir disidangkan oleh PN medan terkait kasus dugaan kepemilikan Senjata Aire Sofgun diruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (11/08/2020).

Sidang yang beragendakan pembacaan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anwar Ketaren SH mengatakan kasus bermula pada Jumat (07/02/2020) terdakwa Joni sedang berada di rumahnya.

"Kemudian pada saat itu, petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya yang mencurigai terdakwa Joni ada kaitanya dengan judi Online oleh petugas kepolisian menggeledah rumah terdakwa Joni," kata JPU Anwar.

dikatakan Anwar Ketaren dalam dakwaannya, pada saat penggeledahan, petugas kepolisian Metro Jaya menemukan sebuah tas jinjing yang disimpan didalam lemari yang berisikan sepucuk senjata Airsoft Gun lengkap dengan tabung gas serta dengan gotri atau mimis.

"Setelah mengamankan terdakwa Joni dan barang bukti, lalu petugas kepolisian  menanyakan tentang izinnya kepemilikan senjata api tersebut," ujar JPU Anwar.

Namun, saat itu terdakwa Joni tidak dapat menunjukan izin atas kepemilikan senjata Soft Gun tersebut. Selanjutnya terdakwa Joni mengaku bahwa senjata Soft Gun tersebut dibeli dari Indra Gunawan alias Asong yang bekerja sebagai Pengurus Security komplek Brayan City dengan harga Rp.1.500.000 pada tahun 2017.

Selanjutnya, petugas kepolisian Metro Jaya menangkap terdakwa Joni dan menyerahkannya ke Kantor Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, memiliki  senjata aire sofguh tanpa izin dari yang berwenang, Joni pun didakwa sebagaimana diatur didalam Peraturan Kapolri No. 8 tahun 20012 tentang Dasar Soft Gun kategori senjata api," ujar JPU Anwar saat membacakan dakwaannya (17M.007)
T#g:Di sidangGunKasusSufTidak
Komentar
Berita Terkini
Sabtu, 05 Des 2020 21:41

Mapancas Geruduk Kantor Kebun Raya-LIPI

Pemerintahan
Sabtu, 05 Des 2020 18:15

Tim SAR Masih Mencari Dua Korban Hilang Banjir

Peristiwa
Sabtu, 05 Des 2020 15:21

Polsek Medan Kota Bantu Korban Terdampak Banjir

Sekitar Kita
Sabtu, 05 Des 2020 15:15

Kapoldasu Jamin Netralitas Polri

Sekitar Kita
Sabtu, 05 Des 2020 15:12

Pemkab Labuhanbatu Peringati Hari ibu

Pemerintahan
Sabtu, 05 Des 2020 11:50

Kabar Duka

Sekitar Kita
Jumat, 04 Des 2020 21:24

Poldasu Tetapkan Bupati Labura dan Labusel Tersangka

Kriminal & Hukum
Jumat, 04 Des 2020 17:08

Besok, Pasukan Pam Pilkada di Sumut Bergeser

Sekitar Kita
Jumat, 04 Des 2020 13:24

7 Kecamatan di Medan Terendam Banjir

Peristiwa
Kamis, 03 Des 2020 17:23

Wanita Pengendara Motor Tewas Dilindas Truk

Peristiwa
Hari ini: 751
Kemarin: 97.224
Bulan Ini: 88.106
Total pengunjung: 3.062.506.778.333
Hits hari ini: 8.176
Total Hits: 22.287.956.116.933
Pengunjung Online: 154