Sempat Minta Tebusan Rp 1,7 Juta, Polsek Patumbak Tembak Perampok HP

Administrator Rabu, 19 Februari 2020 21:55 WIB
17merdeka.com
Tersangka perampok HP duduk di kursi roda usai mendapatkan perawatan medis.

17MERDEKA, MEDAN - Seorang tersangka perampokan handphone (HP), Adam Ferdian (21), terpaksa dihentikan langkah kakinya dengan sebutir timah panas. Sebab, warga Jalan SM Raja Gang Masjid, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas itu berupaya melarikan diri dan mengabaikan tembakan peringatan. 

Ironinya, seorang pelaku sempat minta tebusan jutaan rupiah kepada korban agar HP miliknya dikembalikan.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim, Iptu Gindo Manurung menjelaskan, tersangka ditangkap pada Sabtu (15/2) malam, pengembangan dari diamankannya Wanrisky Barus, warga Jalan Selambo, Gang Mandarin, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas.

Keduanya bersama melakukan aksi perampasan HP milik Mona Kristina Batubara (32), warga Jalan Ahmad Yani, Gang Anyar, Kecamatan Medan Selayang pada Jumat (17/2) lalu. 

"Kita terlebih dahulu menangkap tersangka Wanrisky Barus saat sembunyi di sebuah rumah Jalan Selambo. Sebelum ditangkap, tersangka sempat berkomunikasi dengan korban agar memberikan uang sebesar Rp 1,7 juta, sebagai tebusan untuk mengembalikan handphone miliknya," ungkap Gindo kepada wartawan, Rabu (19/2).

Aksi pemerasan tersangka Wanrisky itu membuat petugas mengatur strategi penjebakan hingga dilakukan penyergapan di tempat persembunyiannya.

Kepada polisi, tersangka Wanrisky mengaku beraksi bersama temannya Adam Ferdian, sehingga dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkap di kawasan RM Lamongan Jalan Pertahanan, Amplas.

Tetapi, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, tersangka Adam melompat dari boncengan sepeda motor petugas berniat melarikan diri. Petugas sempat meletuskan 3 kali tembakan peringatan ke udara, namun tidak diindahkan Adam.

"Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan ke kaki kiri tersangka. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan," jelasnya.

Gindo menerangkan, dalam aksinya, kedua tersangka menaiki sepeda motor menghampiri korban yang tengah berdiri di tempat kejadian perkara (TKP), lalu merampas HP wanita tersebut dan kabur. 

"Salah seorang diantaranya turun langsung merampas handphone korban, kemudian melarikan diri," bebernya.

Kepada kedua tersangka dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan (curas/perampokan) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (17M.02) 



T#g:
Komentar
Berita Terkini
Hari ini: 0
Kemarin: 720.024
Bulan Ini: 205.445
Total pengunjung: 2.093.658.698.625
Hits hari ini: 10.750
Total Hits: 13.218.212.733.274
Pengunjung Online: 181