Polsek Patumbak Tembak Residivis Curas

Administrator Selasa, 24 Maret 2020 00:22 WIB
17merdeka.com
Tersangka residivis perampokan duduk di kursi roda setelah kakinya ditembus peluru petugas


17MERDEKA, MEDAN - Safriansyah alias Sopian Lubis (27), warga Jalan Pengilar, Gang Tuar, Kecamatan Medan Amplas, diberi tindakan tegas terukur petugas Polsek Patumbak, Sabtu (21/3). Sebab, residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas/perampokan) itu kembali berulah.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza Senin (24/3) sore mengatakan, tersangka ditembak di bagian kaki kirinya karena berniat melarikan diri saat ditangkap. Penangkapan dilakukan petugas saat patroli rutin di Jalan Panglima Denai, Amplas. Selama ini, tersangka merupakan daftar pencarian orang (DPO) kasus perampokan.

"Ketika itu, tersangka terlihat melintas berboncengan sepeda motor bersama temannya," kata Arfin.

Namun, tersangka malah berupaya kabur dan melakukan perlawanan. Tembakan peringatan juga diabaikannya sehingga diarahkan ke kaki kanannya. Selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. 

"Kemudian tersangka dan barang bukti satu unit Honda Beat, dua gunting kecil dan satu kunci mobil Hino diamankan ke Polsek Patumbak guna proses penyidikan selanjutnya," ujarnya.

Menurut Kapolsek, tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban Mona Krisna Batubara (32), warga Jalan Ahmat Yani No 20 Simpang Pemda, Melati Raya Gang Anyer, Kecamatan Medan Selayang.

Pada Minggu 26 Januari 2020 sekira pukul 08.00 WIB lalu, korban sedang bermain handphone di depan mini market Alfamidi Jalan SM Raja didatangi tersangka bersama temannya menaiki Honda Beat merah nomor polisi BK 5541 AIY.

"Satu diantaranya turun menghampiri korban, dari posisi belakang langsung merampas HP milik korban. Setelah itu, kedua tersangka kabur," terangnya.

Seorang teman tersangka itu sudah lebih dahulu ditangkap dan menjalani proses hukum. Penangkapan tersangka Sopian dan status DPO atas pengakuan temannya itu.

"Tersangka mengaku telah berulang kali melakukan aksi kejatan di wilayah hukum Polsek Patumbak," sebut Arfin.

Menurut catatan kepolisian, tersangka telah empat kali masuk penjara di Polsek Patumbak, yakni kasus pencuarian, menjalani hukuman 1 tahun 2 bulan penjara. Pencurian sepeda motor dihukum 1,4 tahun, dan merampok HP di simpang Amplas, dihukum 2 tahun penjara.

"Untuk yang keempat kalinya tersangka ini juga melakukan perampokan HP diancam dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya. (17M.02) 


T#g:
Komentar
Berita Terkini
Sabtu, 30 Mei 2020 21:48

4 Komplotan Pencuri Motor Personel Brimob Diringkus

Kriminal & Hukum
Sabtu, 30 Mei 2020 19:28

Pelayanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 21:14

Heboh!! Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Percut

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 21:10

Sebulan, Polrestabes Medan Ringkus 60 Bandit Narkoba

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:59

Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor

Kriminal & Hukum
Hari ini: 7.994
Kemarin: 31.656
Bulan Ini: 49.268
Total pengunjung: 2.380.892.269.031
Hits hari ini: 17.164
Total Hits: 15.498.632.000.753
Pengunjung Online: 145