Polda Sumut Masih Buru Samsul Tarigan

Berkas Putra Tarigan Sedang Dilengkapi
Administrator Jumat, 04 Oktober 2019 18:55 WIB
dok
Tambang Ilegal diduga milik Samsul Tarigan

17MERDEKA, MEDAN - Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut masih memburu seorang tersangka lagi kasus pertambangan galian C yang diduga ilegal di Lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN II Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai, Samsul Tarigan.

"Masih tetap kita proses," ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Santama, Jumat (4/10).

Masih kata dia, untuk tersangka Samsul Tarigan pihaknya sudah mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Untuk yang bersangkutan sudah kita keluarkan DPO, anggota masih melakukan pengejaran," terang dia.

Saat disinggung mengenai Samsul Tarigan telah aktif kembali di organisasi kepemudaan di Kota Binjai, Rony tidak mengetahui sampai ke situ. Namun, dengan adanya informasi ini, ia akan memerintahkan anggotanya untuk mengejar keberadaan tersangka yang kemungkinan besar di Kota Binjai.

"Kita akan cek kebenarannya," terangnya.

Ditreskrimsus Polda Sumut sendiri telah menahan seorang tersangka dalam kasus ini yakni Putra Tarigan yang merupakan adik dari Samsul Tarigan. Dalam kasus ini, berkas tersangka Putra Tarigan telah dikirim ke pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. 

"Kita sudah kirim pertama, tapi dikembalikan (P-19) karena masih kurang lengkap," sebut dia.

Kini pihaknya masih melengkapi kembali berkas Putra Tarigan. 

"Sekarang masih kita lengkapi lagi, mudahan dinyatakan lengkap oleh jaksa," katanya lagi.

Sebelumnya, penyidik Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan Samsul Tarigan sebagai tersangka dan DPO karena terlibat dalam praktik tambang ilegal (Galian C) di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Binjai. Dalam kaitan itu, Polda Sumut juga telah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap adik Samsul Tarigan, yakni Putra Tarigan.

Putra Tarigan ditangkap di sekitar rumahnya, Jalan Gunung Jaya Wijaya Lingkungan X, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Senin (13/8) malam.

Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Poldasu melalui Kanit Kompol A Robert Sembiring mengatakan, tersangka Putra Tarigan, dipersangkakan melanggar pasal 158 UU RI No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba dan pasal 109 UU RI No 32 tahun 2019 tentang lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara denda Rp10 miliar.

Sebagaimana diketahui, penyidik Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Poldasu dipimpin Kasubdit AKBP Herzoni Saragih dan Kanit Kompol Robert Sembiring menggerebek tambang diduga ilegal (Galian C) di lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN2 Desa Tunggurono Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Rabu (26/6) lalu. (17M.02) 





T#g:
Komentar
Berita Terkini
Sabtu, 30 Mei 2020 21:48

4 Komplotan Pencuri Motor Personel Brimob Diringkus

Kriminal & Hukum
Sabtu, 30 Mei 2020 19:28

Pelayanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 21:14

Heboh!! Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Percut

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 21:10

Sebulan, Polrestabes Medan Ringkus 60 Bandit Narkoba

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:59

Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor

Kriminal & Hukum
Hari ini: 8.134
Kemarin: 31.656
Bulan Ini: 49.273
Total pengunjung: 2.380.924.888.719
Hits hari ini: 18.286
Total Hits: 15.499.392.148.952
Pengunjung Online: 147