Pasca Bentrok Antara 2 Desa di Tapsel, 17 Orang Ditetapkan Tersangka

Administrator Senin, 01 Juni 2020 19:16 WIB
17merdeka.com

17MERDEKA, MEDAN - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin,M.Si mengatakan bentrokan yang terjadi di Belawan dan di dua desa di Tapsel disebabkan oleh permasalahan sepele yang dilakukan oleh sekelompok anak-anak remaja.


Seperti yang terjadi di Belawan dilakukan oleh sekelompok pemuda Lorong Pancur dan Pemuda Gudang Arang yang bentrok akibat saling mengejek hingga terjadi aksi saling balas. Sedangkan bentrokan yang terjadi di Tapsel akibat ditegur saat bermain senapan angin dan tidak terima atas teguran tersebut sehingga menimbulkan pertengkaran antara dua desa.


"Akibat bentrokan di Tapsel 1 unit rumah dan 1 unit sepeda motor terbakar. Hingga saat ini sudah ada 17 orang yang ditetapkan menjadi tersangka pengeroyokan dan 7 diantaranya telah ditahan di Mapolres Tapsel," ungkap Kapolda Sumut saat, Senin (1/6/2020) di Mapolda Sumut.


Kapolda Sumut mengatakan pihaknya akan terus berupaya meredam aksi-aksi serupa terjadi kembali dengan mengaktifkan patroli skala besar dibantu dengan perkuatan dari  unsur TNI. Hal ini juga diikuti dengan pelaksanaan kegiatan penyuluhan ke sekolah-sekolah yang dilakukan oleh Polsek-Polsek jajaran untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang remaja yang mengarah kepada perbuatan pidana yang dapat mengakibatkan jatuhnya korban.


Peran keluarga dan orang tua juga sangat diperlukan dalam membentuk pribadi anak-anak untuk memberikan pendidikan di rumah dan memantau anak-anak yang memasuki usia remaja agar mereka tidak salah pergaulan dan masuk kedalam kelompok-kelompok yang salah serta menggunakan narkotika ataupun minuman keras.


"Secara umum Deli Serdang, Labuhan Batu, Langkat  dan Medan menjadi tempat rawan aksi brutal. Saya sudah sampaikan kepada personel jajaran untuk mengaktifkan kembali perkuatan terpadu yaitu patroli skala besar dengan dibantu unsur TNI untuk mencegah aksi-aksi kenakalan remaja khususnya aksi geng motor," ungkap Kapolda.


Kapolda Sumut juga menegaskan akan merazia kendaraan sepeda motor seperti yang memiliki knalpot blong dan yang tidak sesuai dengan peruntukkan dan standar.


"Serta akan memberi sanksi bagi para pemilik kendaraan tersebut sampai mereka kembali mengganti knalpot kendaraannya seperti semula," tegas Kapoldasu. (17M.02) 

T#g:
Komentar
Berita Terkini
Jumat, 03 Jul 2020 20:56

Angkot Terbakar di Jalan SM Raja

Peristiwa
Jumat, 03 Jul 2020 20:25

Polsek Medan Kota Bekuk Maling di RS Marta Friska

Kriminal & Hukum
Jumat, 03 Jul 2020 18:41

Remaja 18 Tahun Tewas Dilindas Truk

Peristiwa
Rabu, 01 Jul 2020 19:50

Ratusan Massa OKP Geruduk Kantor Lurah

Pemerintahan
Rabu, 01 Jul 2020 19:22

428 Personel Polda Sumut Naik Pangkat

Sekitar Kita
Hari ini: 19.134
Kemarin: 40.680
Bulan Ini: 71.065
Total pengunjung: 2.473.949.469.102
Hits hari ini: 62.488
Total Hits: 16.657.240.778.131
Pengunjung Online: 147