Oknum Polisi Propam Mencuri dan Todongkan Pistol di Indomaret

Administrator Kamis, 26 Maret 2020 20:01 WIB
17merdeka.com

17MERDEKA, MEDAN - Seorang anggota kepolisian bernama Eben Arjuna Tambunan (40), warga Jalan Sembada Gang Mawar 12 Padang Bulan Medan, babak belur dihajar massa setelah ketahuan mencuri di gerak Indomaret Jalan SM Raja Bajak 2 Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Rabu (25/3) sekira pukul 21.00 WIB.

Informasi diperoleh, selain mencuri, oknum polisi yang disebut-sebut bertugas di Sie Propam Polrestabes Medan ini juga sempat menodongkan pistol untuk menakuti pekerja gerai Indomaret. Pencurian itu diketahui dari rekaman CCTV di tempat kejadian perkara (TKP).

"Tadinya pelaku itu sudah mau lari, tapi pegawai Indomaret memergokinya setelah melihat CCTV yang ada di sini," kata Siti (23), warga sekitar TKP.

Karena itu, pekerja Indomaret lainnya, Anggga langsung menangkapnya. Namun, pelaku berusaha kabur sambil menodongkan pistol. 

"Kebetulan monitor CCTV nya kan ada di kasir. Begitu mau kabur, tapi enggak bisa karena langsung ditangkap sama Angga. Tapi, kabarnya, tersangka sempat menodongkan pistol," sebutnya. 

Menurut Siti, setelah ditangkap, tersangka mengakui perbuatannya, dan sempat meminta maaf. Bahkan, pelaku mengeluarkan barang yang dicurinya dari saku pakaiannya berupa satu unit batere alkalin isi 2 dan satu bungkus coklat Silverqueen Chunky yang harganya berkisar Rp 40 ribu.

Namun, sambung Siti, peraturan di Indomaret, jika ada konsumen kepergok mencuri, harus membayar dan tidak bisa dikembalikan begitu saja dan pelaku menolaknya hingga terjadi pertengkaran.

Pelaku kemudian mengeluarkan pistol dari pinggangnya, lalu menodongkannya kepada Angga.

"Karena ditodong pistol, Angga yang nyawanya merasa terancam, lalu melakukan perlawanan dengan merebut pistol itu dari tangan pelaku. Angga dan pelaku sempat bergumul sampai-sampai barang-barang yang ada di rak berjatuhan ke lantai," sebut Siti. 

Melihat Angga terdesak, Siti berlari keluar minta pertolongan warga sambil berteriak. Warga langsung berdatangan, dan menangkap pelaku hingga menghajarnya. 

Aksi massa dihentikan petugas Polsek Patumbak yang cepat datang ke TKP. 
Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung, membenarkan peristiwa tesebut.

"Memang TKP berada di wilayah hukum Polsek Patumbak. Namun, kasusnya telah diambilalih Polrestabes Medan," kata Gindo. (17M.02) 

T#g:
Komentar
Berita Terkini
Hari ini: 10.442
Kemarin: 720.024
Bulan Ini: 205.552
Total pengunjung: 2.094.115.817.529
Hits hari ini: 45.850
Total Hits: 13.220.125.773.889
Pengunjung Online: 181