Mantan Tentara Kurir 7 Ons Sabu Mengaku Dijanjikan Upah Rp10 Juta

Administrator Senin, 20 Januari 2020 22:11 WIB
17merdeka.com
Bambang Susilo Hadi alias Hadi, mantan tentara yang jadi terdakwa kasus sabu.

17MERDEKA, MEDAN - Bambang Susilo Hadi alias Hadi, mantan tentara yang jadi terdakwa kasus narkotika, mengaku tergiur menjualkan sabu seberat 748,4 gram karena dijanjikan upah Rp10 juta oleh DPO bernama Wati. Naasnya, Bambang menemui calon pembeli yang ternyata merupakan polisi dari Ditresnarkoba Polda Sumut hingga dia harus duduk di kursi pengadilan. 

"Beratnya 7 ons, yang menyuruh saya namanya Wati. Saya dijanjikan Rp10 juta," kata Bambang di hadapan hakim ketua Erintuah Damanik di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (20/1/2020) siang. 

Dalam transaksi pada Agustus 2019 di Jalan Pinang Baris Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal, Medan itu, kedua personel polisi, Arjuna Gaol Simbolon dan Rahmadi Siregar lantas menangkap terdakwa setelah sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat. 

"Dia kami tangkap saat sedang jalan. Sabu itu ditemukan dalam kotak yang dipegangnya," kata saksi polisi Arjuna Gaol.

Mereka kemudian menginterogasi Bambang, dia mengakui, sabu itu akan dikirim ke Batubara dengan harga per ons Rp45 juta.

Hakim Erintuah lantas menanyakan terdakwa, atas kesaksian dua anggota polisi yang menangkapnya itu.

"Benar yang mulia," kata Bambang.

"Sudah berapa kali kamu lakukan," tanya Hakim Erintuah.

"Baru sekali," jawab Bambang.

"Ah mana mungkin," kata Erintuah.

Setelah dicecar Erintuah lebih jauh, ternyata Bambang bukan kali ini menjual sabu. Bahkan, ia mengaku sebelumnya sudah pernah juga di penjara karena kasus sabu.

Karena terus penasaran, Erintuah menanyakan terkait pekerjaan terakhir terdakwa.

"Saya mantan tentara yang mulia," kata Bambang.

Erintuah tampak begitu kaget, mendengarnya. Ia tak menyangka, Bambang masih nekat menjual sabu.

"Sudah bagus-bagus kerja. Masih mau kau kek gini," kesal Erintuah. 

Diketahui, dalam berkas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Yusnar Yusuf disebutkan, terdakwa Bambang tidak sendirian menjual sabu itu, tetapi dibantu Ame yang kini masih DPO. 

Mereka diperintah oleh Wati yang juga masih DPO. Sabu tersebut rencana akan dijual seharga Rp200 juta.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (17M.05) 







T#g:
Komentar
Berita Terkini
Selasa, 27 Okt 2020 18:39

Polsek Patumbak Ringkus Tersangka Penggelapan Betor

Kriminal & Hukum
Senin, 26 Okt 2020 19:20

Libur Panjang, Poldasu Imbau Tetap Patuhi Prokes

Sekitar Kita
Senin, 26 Okt 2020 19:09

Polsek Medan Barat Bekuk Bajing Loncat

Kriminal & Hukum
Senin, 26 Okt 2020 19:05

Polsek Medan Kota Ringkus Pengedar Sabu

Kriminal & Hukum
Minggu, 25 Okt 2020 21:43

Mayat Terduga Korban Begal Disebut Ditabrak Lari

Peristiwa
Minggu, 25 Okt 2020 21:28

Warung Bakso Polonia Terbakar

Peristiwa
Sabtu, 24 Okt 2020 23:24

Pasutri Penganiaya Keponakan Diringkus Polisi

Kriminal & Hukum
Sabtu, 24 Okt 2020 23:19

Driver Ojol Tewas Dirampok di Tembung

Kriminal & Hukum
Hari ini: 188.207
Kemarin: 434.904
Bulan Ini: 223.542
Total pengunjung: 2.918.180.775.067
Hits hari ini: 290.830
Total Hits: 20.820.177.925.450
Pengunjung Online: 180