JPU Hadirkan Saksi Dari Mabes Lanjutan Sidang 50 Kg Sabu

Administrator Selasa, 08 Oktober 2019 22:26 WIB
17M
JPU hadirkan saksi dari Mabes
17Merdeka,Medan --Dua saksi dari Mabes Polri yang melakukan penangkapan terhadap 5 terdakwa jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu seberat 50 kg dihadirkan penuntut umum pada persidangan lanjutan, Selasa (8/10/2019) di ruang sidang Cakra 5 Pengadilan Negeri Medan.

Menjawab pertanyaan majelis hakim diketuai Erintuah Damanik SH Kedua saksi yakni Goldman Sinaga dan Sahrul Budi menerangkan, kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu tersebut sudah 'diendus' pimpinan Mabes Polri di Jakarta.

Hasil pengembangan tim, di level atas nama Atok (DPO). Untuk memasok sabu ke Medan, Atok menghubungi terdakwa Iskandar alias Is bin Hamid (39). Iskandar (level kedua) menghubungi terdakwa Suhairi alias Heri bin Manjo. Level selanjutnya yang berperan kemana sabu tersebut diantar adalah terdakwa Boiman, Sunarto dan Marsimin.

Terdakwa Iskandar melalui terdakwa Suhairi lah yang mengatur tentang gudang tempat penyimpanan sementara sabu (di Pasar 3 Jalan Masjid, Kecamatan Medan Marelan), kendaraan untuk mengangkut sabu dan ke mana (siapa) sabu tersebut diantar.

"Pengintaian tim tertanggal 26 April 2019. Sabu seberat 40 kg luput dari kejaran kami yang mulia . Mobil Yaris yang digunakan terdakwa Boiman mengangkut sabu tersebut berhasil kabur dari kejaran kami. Sisanya 50 kg sabu kelima terdakwa yang berhasil kami ungkap," urai Goldman. 

Menjawab pertanyaan Erintuah, kedua saksi mengaku tidak tahu ke mana 41 kg sabu (dimasukkan ke dalam 2 tas) yang dijadikan sebagai barang bukti (bb) dalam perkara ke-5 terdakwa akan diserahkan.

"Sudah kita lakukan interogasi namun mereka mengaku tidak tahu yang mulia. Sebab mereka hanya menunggu arahan dari Atok via sambungan ponsel melalui terdakwa Iskandar. Kelimanya keburu dibekuk secara terpisah sehingga tidak tahu kemana sabunya akan dikirim," pungkasnya.

Informasi lainnya diperoleh saksi, kelima terdakwa Januari 2019 lalu telah menjual 20 kg sabu dan Februari 2019 seberat 30 kg.

Sementara mengutip dakwaan JPU Nur Ainun SH, terdakwa Iskandar dijerat pidana melakukan percobaan atau permufakatan jahat bersama dengan Suhairi, Boiman, Marsimin dan Sunarto (masing-masing dilakukan penuntutan secara terpisah).

Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli (kurir)  menukar, atau menyerahkan narkotika Golongan I. Primair, Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun  2009 tentang  Narkotika. Subsidair, Pasal 112 ayat (2)  jo pasal 132 ayat (2) UU Narkotika.

Terdakwa Iskandar, Jumat (26/4/2019) dibekuk tim dari Mabes Polri di Hotel Alam Sutera Palembang. Penangkapan Iskandar berdasarkan hasil pengembangan terhadap keempat terdakwa lainnya yakni Suhairi, Boiman, Marsimin dan Sunarto di tempat berbeda di Medan. Total sabu yang dipasok ke Medan seberat 90 kg(17M.08)
T#g:DariHadirkanJPUMabessaksi
Komentar
Berita Terkini
Bpd labuhanbatu
Sabtu, 19 Okt 2019 16:59

Kantor LBH Medan Dilempar Bom Molotov

Peristiwa
Pelantikan-bupati-asahan
Jumat, 18 Okt 2019 19:22

Dua Siswa MAN 1 Dikeroyok Puluhan Pelajar

Kriminal & Hukum
Jumat, 18 Okt 2019 19:07

DPO Samsul Tarigan Berakhir Setelah Tertangkap

Kriminal & Hukum
Kamis, 17 Okt 2019 20:43

Poldasu Ringkus 2 Perampok Truk Mengaku Polisi

Kriminal & Hukum
Kamis, 17 Okt 2019 15:36

Kepala Sekolah Mengenali Unsur Kemajuan Sekolah

Pemerintahan
Rabu, 16 Okt 2019 18:36

Tiga Tersangka Curanmor Spesialis Rusak Gembok Diringkus

Kriminal & Hukum
Rabu, 16 Okt 2019 18:09

Ajudan Walikota Medan Diboyong KPK

Kriminal & Hukum
Hari ini: 127.721
Kemarin: 396.744
Bulan Ini: 146.702
Total pengunjung: 1.417.305.758.442
Hits hari ini: 218.020
Total Hits: 8.533.953.162.000
Pengunjung Online: 163