Dilimpahkan Poldasu, Kejatisu Tahan Warga Brayan City Pemilik Senpi Ilegal

Administrator Selasa, 30 Juni 2020 15:35 WIB
17merdeka.com
Tersangka pemilik senpi ilegal (2 kanan) saat diamankan di Mapoldasu

17MERDEKA, MEDAN - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), mengaku telah menerima pelimpahan tahap dua (II) atas nama Joni, tersangka kepemilikan senjata api.

"Benar, kemarin kami (Kejatisu) telah menerima pelimpahan dari penyidik Poldasu. Dia (Joni) langsung kami tahan, dan kami titipkan di Rutan Tanjung Gusta," tegas Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian, Selasa (30/6/2020).

Disebut-sebut, tersangka sempat mendapatkan penangguhan penahanan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan. Bahkan Joni berkeliaran seolah kebal hukum sehingga membuat warga resah dan cemas dengan keberadaannya. 

"Kami selaku warga di sini mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapoldasu yang sudah menangkap dan memproses hukum tersangka pemilik softgun ilegal yang selama ini meresahkan," ucap Amin (48), warga Brayan, Medan Barat, Selasa (30/6/2020).

Tapi, Amin mewakili warga sekitar tempat tinggalnya meminta kepada aparat penegak hukum untuk tidak lagi menangguhkan penahanan tersangka Joni. 

"Sebab, kalau penahanannya ditangguhkan, dia (tersangka, red) dikhawatirkan mengulangi perbuatannya, melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," sebut Amin.

Sebelumnya, Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut melimpahkan tersangka pemilik softgun ilegal Joni (49), warga Kompleks Brayan City Blok B No 31-32 Jalan Pertempuran Kelurahan Pulo Brayan Kecamatan Medan Barat, berikut barang bukti ke pihak kejaksaan, kemarin.

"Kemarin sudah tahap 2 . Tersangka dan barang bukti sudah kita limpahkan ke JPU," jelas Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

Joni ditangkap personel Subdit IV/Jatantas Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas informasi masyarakat yang resah karena adanya seorang pria memiliki senjata softgun tanpa surat izin.

Di rumah Joni ditemukan barang bukti 1 unit senjata softgun jenis/merek KWC made in Taiwan seri 20114640, 1 buah magazen 1 tabung gas, 64 butir mimis (amunisi senjata) tanpa surat izin di kamar.

Guna proses hukum selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut. (17M.02) 



T#g:
Komentar
Berita Terkini
Jumat, 03 Jul 2020 20:56

Angkot Terbakar di Jalan SM Raja

Peristiwa
Jumat, 03 Jul 2020 20:25

Polsek Medan Kota Bekuk Maling di RS Marta Friska

Kriminal & Hukum
Jumat, 03 Jul 2020 18:41

Remaja 18 Tahun Tewas Dilindas Truk

Peristiwa
Rabu, 01 Jul 2020 19:50

Ratusan Massa OKP Geruduk Kantor Lurah

Pemerintahan
Rabu, 01 Jul 2020 19:22

428 Personel Polda Sumut Naik Pangkat

Sekitar Kita
Hari ini: 20.501
Kemarin: 40.680
Bulan Ini: 71.069
Total pengunjung: 2.474.000.466.133
Hits hari ini: 64.252
Total Hits: 16.658.018.349.409
Pengunjung Online: 150