DPO Samsul Tarigan Berakhir Setelah Tertangkap

Administrator Jumat, 18 Oktober 2019 19:07 WIB
dok

17MERDEKA, MEDAN - Petugas Subdit IV/Tipidter Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut masih terus memburu Samsul Tarigan, tersangka kasus Galian C di lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN II Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai. 

Status daftar pencarian orang (DPO) ketua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Binjai itu akan berakhir jika yang bersangkutan telah tertangkap.

"Masih, kita masih memburu Samsul Tarigan. Status DPO tidak ada batas waktunya, dan berakhir kalau tersangka sudah tertangkap," terang Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, Jumat (18/10).

Disinggung soal Samsul Tarigan telah kembali menduduki jabatan ketua OKP di Binjai, Rony optimis pihaknya akan segera dapat menangkap tersangka galian c tersebut.

"Tapi, untuk sementara ini kita rampungkan dulu kasus adik Samsul Tarigan, Putra Tarigan. Kalau itu sudah selesai baru kita dorong kasus Samsul Tarigan," imbuh mantan penyidik KPK tersebut. 

Kata dia, saat ini berkas kasus tersangka Putra Tarigan telah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk kali kedua, karena yang pertama dikembalikan (P-19).

"Untuk berkas Putra Tarigan, kita sudah limpahkan kembali dan sedang menunggu petunjuk jaksa," kata Rony.

Sebelumnya, penyidik Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan Samsul Tarigan sebagai tersangka dan masuk daftar pencarian orang (DPO) karena terlibat dalam praktik tambang iegal (Galian C) di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Binjai.

Dalam kaitan itu, Polda Sumut juga telah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap adik Samsul Tarigan, yakni Putra Tarigan.

Putra Tarigan ditangkap di sekitar rumahnya, Jalan Gunung Jaya Wijaya Lingkungan X, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Senin (13/8) malam.

Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Poldasu melalui Kanit Kompol A Robert Sembiring mengatakan, tersangka Putra Tarigan, dipersangkakan melanggar pasal 158 UU RI No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba dan pasal 109 UU RI No 32 tahun 2019 tentang lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara denda Rp10 miliar. (17M.02) 
T#g:
Komentar
Berita Terkini
Bpd labuhanbatu
Minggu, 17 Nov 2019 12:42

Warga Tolak Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Dimakamkan

Sekitar Kita
Pelantikan-bupati-asahan
Sabtu, 16 Nov 2019 21:50

Oknum Guru di Karo Cabuli 9 Siswa Ditangkap

Kriminal & Hukum
Jumat, 15 Nov 2019 23:35

9 Orang Berpotensi Tersangka Bom Bunuh Diri di Medan

Kriminal & Hukum
Jumat, 15 Nov 2019 21:36

Pengprov Wadokai Sumut Resmi Dilantik

Olahraga
Jumat, 15 Nov 2019 21:31

Maling Betor di Pajak Delitua Dihajar Massa

Kriminal & Hukum
Jumat, 15 Nov 2019 21:21

Polsek Medan Kota Tangkap Maling Motor di Kosan

Kriminal & Hukum
Hari ini: 231.040
Kemarin: 384.504
Bulan Ini: 124.054
Total pengunjung: 1.540.502.842.378
Hits hari ini: 202.792
Total Hits: 9.297.504.513.722
Pengunjung Online: 167