Besok, di Mabes Polri Poldasu Gelar Perkara Korupsi Bupati Labura dan Labusel

Administrator Senin, 14 Oktober 2019 19:23 WIB
Ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Penyidik Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, berencana melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) dan Labuhan Batu Utara (Labura) di Mabes Polri, Selasa (15/10).

"Rencananya Selasa (15/10) akan kita gelar," kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, Senin (14/10).

Dia mengaku, pihaknya telah terlebih dahulu melaksanakan gelar perkara pada pekan lalu. Itu dilakukan untuk mematang proses penyidikan.

"Kalau kita (penyidik Ditreskrimsus) sudah melakukan gelar perkara," akunya.

Setelah gelar perkara di Mabes Polri, terangnya, penyidik sudah dapat menentukan tersangka dalam kasus ini.
 
"Habis gelar, mudah-mudah bisa kita tentukan tersangkanya, agar kasus ini cepat selesai," ucapnya.

Dia tidak menampik kemungkinan Bupati Labura Khairuddib Syah Sitorus dan Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung bisa jadi tersangka sesuai dengan bukti. 

"Siapa saja bisa jadi tersangka," ujarnya.

Jika kedua bupati ini statusnya naik menjadi tersangka, maka prosedur pemanggilan dilakukan melalui Mendagri. 

"Kalau sudah tersangka, pemanggilan dilakukan atas seizin Mendagri," terangnya.

Rony Samtana mengaku optimis kasus dugaan korupsi DBH PBB Kabupaten Labusel dan Labura dapat diselesaikan sampai tuntas hingga ke persidangan. 

"Kita optimis, tidak perlu tergesa-gesa. Yang pasti kasusnya terus jalan," katanya.

Ronny menyatakan, sampai saat ini pihaknya tidak mendapat hambatan dalam menangani kasus itu. 

"Kita tidak pernah merasa diintervensi. Kasusnya berjalan cukup cepat, tidak ada hambatan," pungkasnya.

Terkait kasus DBH PBB tersebut, penyidik Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Sumut sudah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Labura Khairuddin Syah Sitorus dan Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung.

Seperti diketahui, Bupati Labura Khairuddin Syah Sitorus telah menjalani pemeriksaan di Poldasu sebagai saksi, pada Jumat (26/4). Dia diduga terlibat penyelewengan DBH PBB tahun 2013 senilai Rp3 miliar. 

Sedangkan Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Poldasu pada, Senin (29/4). Dia diduga terlibat penyelewengan DBH PBB tahun 2013 hingga 2015 di Kabupaten Labusel sebesar Rp 1,9 miliar.  (17M.02) 
T#g:
Komentar
Berita Terkini
Bpd labuhanbatu
Minggu, 17 Nov 2019 12:42

Warga Tolak Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Dimakamkan

Sekitar Kita
Pelantikan-bupati-asahan
Sabtu, 16 Nov 2019 21:50

Oknum Guru di Karo Cabuli 9 Siswa Ditangkap

Kriminal & Hukum
Jumat, 15 Nov 2019 23:35

9 Orang Berpotensi Tersangka Bom Bunuh Diri di Medan

Kriminal & Hukum
Jumat, 15 Nov 2019 21:36

Pengprov Wadokai Sumut Resmi Dilantik

Olahraga
Jumat, 15 Nov 2019 21:31

Maling Betor di Pajak Delitua Dihajar Massa

Kriminal & Hukum
Jumat, 15 Nov 2019 21:21

Polsek Medan Kota Tangkap Maling Motor di Kosan

Kriminal & Hukum
Hari ini: 231.040
Kemarin: 384.504
Bulan Ini: 124.054
Total pengunjung: 1.540.503.052.271
Hits hari ini: 202.945
Total Hits: 9.297.515.138.324
Pengunjung Online: 167