2 Kali Mangkir, 5 Tersangka DBH PBB Labura dan Labusel akan Dijemput

Administrator Senin, 20 Januari 2020 21:39 WIB
dok
AKBP MP Nainggolan

17MERDEKA, MEDAN - Polda Sumut akanmelakukan penjemputan terhadap lima tersangka dugaan korupsi Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan (DBH PBB) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Labuhanbatu Selatan (Labusel). 

Kelimanya adalah, MH, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Labusel dan SL, Kabid Pendapatan tahun 2016. Sedangkan untuk Kabupaten Labura, masing-masing AFL,Kepala DPKD Labura tahun 2013, FID Kepala DPKD tahun 2014, dan AP Kabid Pendapatan tahun 2013, 2014, dan 2015.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, kelima tersangka tersebut sebelumnya tidak menghadiri panggilan kedua yang telah dilayangkan penyidik Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut pada Jumat (17/1) lalu. Untuk panggilan pertama, dilakukan pada Senin (13/1) lalu, dan kelimanya juga tidak hadir.

"Karena itu, kelimanya akan dilakukan panggilan ketiga yang disertai dengan surat perintah membawa," tegas Nainggolan kepada wartawan, Senin (20/1).

Namun, Nainggolan mengaku, pihaknya belum menentukan waktu membawa paksa tersebut. Penyidik masih melakukan proses penyelidikan.

"Untuk jadwalnya saya belum tahu," tandasnya. 

Terpisah, Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana membenarkan kelima tersangka dugaan korupsi DBH PBB tidak menghadiri panggilan kedua. Dia berencana melayangkan surat membawa paksa dalam kurun waktu dua pekan ke depan.

"Rencananya akan dilakukan dalam 2 minggu mendatang," pungkasnya. 

Sebelumnya, Rony mengatakan, pihaknya telah mendapatkan data atas kerugian negara yang disebabkan penyelewengan DBH PBB Labura dan Labusel sehingga dilakukan penetapan tersangka.

"Sudah kita temukan kerugian negara karena kasus itu. Doakan saja semoga kasus ini cepat selesai," pungkasnya.

Rony juga menyebutkan, untuk saksi dalam kasus ini, pihaknya telah memeriksa sebanyak 22 orang. Masing-masing saksi tersebut untuk Kabupaten Labura sebanyak 12 orang, dan Kabupaten Labusel sebanyak 10 orang.

Sementara itu, disinggung apakah kasus ini dapat mengarah ke Bupati Labura dan Labusel, Rony tidak menampiknya. Dia menegaskan, secara proporsional pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti lanjut terlebih dahulu.

"Jadi tergantung dari perkembangan hasil penyelidikan," imbuhnya. (17M.02) 



T#g:
Komentar
Berita Terkini
Selasa, 29 Sep 2020 23:32

Polsek Medan Kota Ringkus Pembongkar Rumah

Kriminal & Hukum
Selasa, 29 Sep 2020 20:43

Ananda Anugerah Cukup Nyaman Trial di SSB SKM 24

Olahraga
Selasa, 29 Sep 2020 20:31

Kapolda Sumut Sambut Kedatangan Kabaharkam Polri

Sekitar Kita
Selasa, 29 Sep 2020 14:11

Wow.. Ada Oknum ASN Beli Ijazah untuk Naik Pangkat

Pemerintahan
Senin, 28 Sep 2020 23:34

Komisi II DPRD Karawang Minta Perda LP2B Ditegakan

Pemerintahan
Senin, 28 Sep 2020 19:26

Maling HP Kabur ke Semak-semak

Kriminal & Hukum
Senin, 28 Sep 2020 19:22

Wanita Hamil Gantung Diri di Rumah Calon Mertua

Kriminal & Hukum
Senin, 28 Sep 2020 19:20

Penjual Sabu Transaksi dengan Polisi

Kriminal & Hukum
Senin, 28 Sep 2020 19:17

Polsek Medan Kota Ringkus Pengangguran Konsumsi Sabu

Kriminal & Hukum
Minggu, 27 Sep 2020 22:48

Sah! Abdul Ghafur Sina Jadi Ketua GPA Deliserdang

Pemerintahan
Sabtu, 26 Sep 2020 07:29

Kadis DLH Labuhanbatu Tolak Hasil Swab Covid-19

Pemerintahan
Hari ini: 0
Kemarin: 469.464
Bulan Ini: 209.219
Total pengunjung: 2.796.695.422.640
Hits hari ini: 17.860
Total Hits: 19.690.964.283.440
Pengunjung Online: 179