10 Kali Beraksi, Polsek Medan Kota Tembak 2 Spesialis Pelaku Curat

Administrator Kamis, 23 Januari 2020 20:27 WIB
17merdeka.com
Tersangka curat duduk di kursi roda setelah mendapatkan perawatan medis atas luka tembaknya.

17MERDEKA, MEDAN - Polsek Medan Kota melakukan tindakan tegas terukur terhadap seorang tersangka spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) sasaran sepeda motor yang sudah 10 kali beraksi.

Kedua kaki tersangka Andrian Sihombing alias Gembel (22), warga Jalan Tangguk Bongkar VI Gang Langgar No 24 Kecamatan Medan Denai itu terpaksa dihadiahi dua butir timah panas.

"Ketika dilakukan pengembangan ke penadah si Om di Marindal, tersangka berupaya kabur dan tidak menghiraukan tembakan peringatan," kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ainul Yaqin, Kamis (23/1).

Dijelaskannya, tersangka ditangkap Senin (20/1), berdasarkan dua Laporan Polisi (LP) dua korban, masing-masing warga Jalan Sempurna dan Jalan Air Bersih. Tersangka mencuri sepeda motor dengan cara membuka pagar rumah korban. 

Untuk penangkapan, Unit Reskrim Polsek Medan Kota mendapatkan informasi tersangka sedang berada di daerah Pasar I Kampung Tapanuli.

"Dari sana, petugas berhasil mengamankannya tanpa perlawanan. Kepada petugas dia mengakui perbuatannya bersama temannya yang sudah lebih dulu kami tangkap atas nama Rifki alias Katel, Dede alias Musang dan Nando," terang Rikki, Kamis (23/1). 

Saat dilakukan pengembangan terhadap penadah berinisial Om ke arah Marindal untuk mencari barang bukti, tersangka mencoba melarikan diri. Petugas mencoba memberikan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan. 

"Petugas kemudian memberikan tindakan terukur ke arah kaki. Lalu tersangka diboyong ke RS Bhayangkara untuk perawatan medis," kata Rikki. 

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 gunting potong besar, 1 kunci Y, 1 tang kecil, 2 kunci L, 2 anak kunci, 1 anak kunci bentuk b dan 1 masker warna hitam. 

"Tersangka kami jerat dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman minimal lima tahun kurungan penjara," pungkas Rikki. 

Berikut sejumlah lokasi tersangka pernah beraksi, Jalan Garu VIII (Honda Vario Hitam), Jalan STM (Vario), Tuntungan (Honda CBR), kawasan Johor (Vario dan Beat Digital), Padang Bulan (Honda Beat, Honda scopy), Jalan Rela (Kawasaki KLX), simpang Limun (Honda Beat), Pancur Batu (Honda Beat), Jalan Namorambe (Honda Vario) dan Kampung Lalang (Vega ZR). (17M.02) 

T#g:
Komentar
Berita Terkini
Hari ini: 144.543
Kemarin: 168.648
Bulan Ini: 81.904
Total pengunjung: 2.137.114.635.474
Hits hari ini: 236.332
Total Hits: 13.583.573.831.939
Pengunjung Online: 156