Brunei Mulai Terapkan Hukuman Rajam "LGBT" Hingga Tewas

Administrator Sabtu, 06 April 2019 11:15 WIB
Sultan Hassanal Bolkiah, yang juga menjabat sebagai perdana menteri Brunei
17MERDEKA-Kerajaan Brunei Darussalam resmi memberlakukan hukum syariah Islam yang mencantumkan hukuman rajam hingga tewas terhadap kaum homoseksual.

Dalam pidato resminya pada Rabu (3/4), Sultan Hassanal Bolkiah, menyerukan ajaran Islam yang "lebih kuat"."Saya ingin melihat ajaran Islam di negara ini bertumbuh semakin kuat," kata Sultan Hassanal Bolkiah sebagaimana dikutip kantor berita AFP.Penerapan hukuman ini membuat komunitas gay di Brunei merasa ketakutan.

"Saya bangun tidur dan menyadari bahwa tetangga saya, keluarga saya, hingga ibu-ibu renta penjual udang goreng di pinggir jalan itu tidak menganggap saya sebagai manusia dan setuju dengan hukuman rajam," kata seorang pria gay asal Brunei yang tidak ingin identitasnya diungkap, kepada BBC.

Berdasarkan aturan baru ini, seseorang akan dihukum dengan pasal mengenai hubungan seks homoseksual jika dia mengaku atau kedapatan berhubungan seks berdasarkan kesaksian empat orang.

Sebelum aturan ini berlaku, homoseksual dikategorikan sebagai pelanggaran hukum dan terancam hukuman 10 tahun penjara.Hukum syariah Islam di Brunei pertama kali diterapkan pada 2014, berdampingan dengan hukum konvensional. Semenjak itu hukum syariah diberlakukan secara bertahap.

Tahap pertama mencakup hukuman penjara atau denda untuk pelanggaran-pelanggaran seperti tidak menunaikan salat Jumat dan hamil di luar nikah.Tahap kedua dan ketiga yang akan dilaksanakan pada 3 April memuat hukuman yang lebih berat, antara lain hukuman mati dengan cara rajam untuk tindak pidana sodomi dan perzinahan.

Kemudian pencuri akan dihukum dengan cara diamputasi salah satu tangan untuk tindak kejahatan pertama, dan diamputasi salah satu kaki untuk kejahatan kedua. Melalui pernyataan resmi dari kantor perdana menteri, pemberlakuan hukum syariah Islam itu disebut punya tujuan tertentu.

"Hukum (syariah), selain mempidanakan dan mencegah perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam, juga bertujuan mengedukasi, menghormati, dan melindungi hak sah semua individu, masyarakat, atau kebangsaan, agama, dan ras," sebut pernyataan itu sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Komisioner Hak Asasi Manusia PBB, Michelle Bachelet, menuduh Brunei Darussalam berusaha menerapkan hukum kejam dan tidak manusiawi. "Saya menyerukan kepada pemerintah tidak menerapkan hukaman menjadi langkah mundur serius bagi perlindungan HAM rakyat Brunei jika tetap diberlakukan," kata, Michelle Bachelet, Senin (01/04).

Hukuman mati akan diterapkan pada berbagai tindakan, seperti pemerkosaan, perzinahan, sodomi, perampokan, dan penghujatan Nabi Muhammad. Hukuman rajam juga bakal dialamatkan kepada pelaku aborsi. Adapun pelaku pencurian akan diamputasi. Lainnya, hukum syariah juga memuat tindak pidana "membujuk, memberitahu, atau mendorong" anak-anak Muslim di bawah usia 18 tahun "untuk menerima ajaran agama lain selain Islam".

Hukum ini sebagian besar berlaku untuk warga Muslim, meskipun beberapa aspek lainnya juga berlaku untuk non-Muslim (BBC NEWS Indonesia/17M)
T#g:BrunaihukumLGBTRajab
Komentar
Berita Terkini
Kamis, 28 Mei 2020 21:14

Heboh!! Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Percut

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 21:10

Sebulan, Polrestabes Medan Ringkus 60 Bandit Narkoba

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:59

Pemilik Bengkel Bunuh Penarik Becak Bermotor

Kriminal & Hukum
Kamis, 28 Mei 2020 20:55

Personel Polsek Medan Kota Jalani Rapid Test Massal

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:51

Polda Sumut Perpanjang Masa Ops Ketupat Toba 2020

Sekitar Kita
Kamis, 28 Mei 2020 20:47

Pulang dari Pekanbaru, Buronan Curanmor Ditangkap

Kriminal & Hukum
Rabu, 27 Mei 2020 19:58

RS Mata Mencirim Dijilat Api

Peristiwa
Rabu, 27 Mei 2020 19:41

Kegiatan Belajar Mengajar Belum Ada Petunjuk Baru

Pemerintahan
Rabu, 27 Mei 2020 19:15

Kapoldasu Terapkan Protokol Kesehatan

Sekitar Kita
Selasa, 26 Mei 2020 19:31

Perayaan Lebaran di Sumut Aman

Sekitar Kita
Selasa, 26 Mei 2020 19:11

Pengacara Doni Siburian Dituding Tipu Klien Rp 70 Juta

Kriminal & Hukum
Selasa, 26 Mei 2020 19:00

Toko Serba Lima Ribu Kampung Baru Terbakar

Peristiwa
Hari ini: 110.496
Kemarin: 515.928
Bulan Ini: 197.177
Total pengunjung: 2.367.434.131.063
Hits hari ini: 238.861
Total Hits: 15.364.991.226.082
Pengunjung Online: 186